Burung Liar yang Menghuni Pegunungan Andes

Posted on

Burung Liar yang Menghuni Pegunungan Andes – Amerika merupakan salah satu benua yang dikelilingi oleh beberapa pegunungan. Pegunungan Andes sendiri menjadi jenis pegunungan di Amerika yang mengitari negara Venezuela, Argentina dan Chile. Pegunungan dengan ketinggian 6.900 m di atas permukaan laut ini menjadi habitat utama beberapa jenis burung liar yang unik dan menarik. Jumlah burung liar yang ada di pegunungan ini tak kalah jumlah dengan spesies burung yang berada di dataran Amazon. Andean Rhea merupakan salah satu nama burung liar yang hidup di pegunungan Andes Akuador. Burung yang penampilannya mirip dengan burung Unta ini memiliki bentuk tubuh yang besar. Untuk berat badannya sendiri, burung mampu tumbuh hingga berat 26 kg dan tinggi hingga 100 m. Dikenal sebagai hewan herbivora, Andean Rhea juga gemar mamakan serangga dan hewan kecil lainnya.

Andean Flamingo menjadi nama burung liar lain yang dapat ditemukan di kawasan pegunungan Andes. Berbeda dengan jenis burung flamingo lainnya, burung ini memiliki ukuran leher yang jauh lebih pendek. Untuk warna tubuhnya sendiri, warna bulu didominasi dengan warna merah muda yang pucat dan putih. Ikan, tumbuhan alga dan tanaman air menjadi makanan utama yang akan disantap oleh burung flamingo ini. Chile, Peru bagian selatan dan Argentina utara menjadi wilayah penyebaran burung Andea Flamingo. Burung liar lainnya yang hidup dapat ditemukan di Andes adalah Andean Flicker. Burung yang dapat berkembang hinga ukuran 32 cm ini merupakan jenis burung woodpecker yang terbesar. Tidak hanya menjadi jenis burung woodpecker yang paling besar, burung ini juga dapat kita temukan di Bolivia timur, Argentina utara dan Peru. Burung dengan paruh kecil memanjang ini dapat hidup di wilayah dengan ketinggian 2.000 m hingga 5.000 m diatas permukaan laut.

Penghuni pegunungan Andes Ekuador lainnya adalah Giant Gummingbird. Burung yang gemar mengkonsumsi nektar bunga ini merupakan jenis burung hummingbird paling besar yang ada di dunia. Bolivia, Peru, Ekuador, Argentina dan Chile menjadi wilayah penyebaran burung liar ini. Burung Andean Gull menambah nama burung liar lainnya yang hidup di Andes. Burung jenis camar ini gemar tinggal di wilayah perairan. Untuk burung yang hidup di dataran tinggi, burung tinggal di dataran dengan ketinggian hingga 3.000 m. Butung dengan kepala berwarna hitam ini memiliki ukuran tubuh antara 45 cm hingga 48 cm. Untuk makanannya sendiri, Andean Gull menjadikan serangga dan cacing sebagai santapan utamanya.

Burung liar berukuran besar yang dikenal dengan nama Andean Condor menjadi nama burung asli yang tinggal di daerah Andes. Burung yang bulunya didominasi dengan warna hitam ini merupakan burung pemakan bangkai hewan. Karena jenis makanan yang disantapnya, burung ini memiliki paruh yang amat tajam. Paruh tersebut digunakan untuk mencabik daging hewan yang telah mati. Meskipun dikenal memiliki paruh tajam, cakar burung ini justru tidak memiliki ketajaman yang serupa. Karena itulah, cakar burung hanya mereka gunakan untuk mencuri anak burung atau telur dari sarang burung lainnya. Burung liar yang dapat hidup hingga umur 75 tahun ini memiliki proses perkembangbiakan yang cukup sulit. Untuk satu kali pembiakan, burung hanya mampu menetaskan 1 anak burung saja. Satu tahun berikutnya, induk burung akan melakukan perawatan kepada anak burung tersebut. Karena sulitnya melakukan perkembangbiakan, Andean Condor tergolong hewan yang hampir punah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *