Perlindungan Global Konservasi Spesies Biota Laut

Posted on

Perlindungan Global Konservasi Spesies Biota Laut – Saat ini dunia tengah mengalami krisis yang berkepanjangan, bencana seakan tak ada henti- hentinya menimpa, perubahan iklim sudah tidak dapat di prediksi. Manusia bisa dibilang menjadi faktor utama penyebab terjadinya banyak kerusakan alam tersebut. Pembanguan yang semakin maju dengan gedung- gedung bertingkat, pembangunan kawasan pemukiman warga, serta pembangunan lainnya membuat banyak limbah yang berdampak pada keberlangsungan hidup bita laut. Selain itu kehidupan masyarakat pesisir pantai juga mengakibatkan kerusakan pada dunia bawah laut. Dengan alih fungsi lahan mangrove menjadi tambak dan area pemukiman masyarakat pesisir yang cenderung kumuh dan tidak tertata dengan baik.

Itulah sebabnya pemerintah membuat beberapa keputuasan terkait dengan perlindungan terhadap spesies biota laut yang terancam punah. Meski demikian, ancaman kerusakan ekosistem laut juga makin serius. Melihat dampak yang akan ditimbulkan membuat Indonesia dan negara- negara yang berkepentingan melakukan pertemuan terkait dengan perlindungan kelautan dunia. Dukungan dunia internasional dibuktikan dengan hadirnya 121 negara di Indonesia. Pertemuan tersebt menghasilakan dukungan terkait untuk meningkatkan pengelolaan laut yang berkelanjutan melalui penetapan kawasan konservasi laut agar terus berkembang dengan baik. Beberapa peraturan terkait dengan konservasi kelautan yang harus kita ketahui diantaranya adalah
• Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007
• Peraturan Pemerintah Nomor 60/ 2007 tentang konservasi sumber daya perikanan
• Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.17 / MEN / 2008 yang mengatur kawasan konservasi daerah.

Adanya kawasan konservasi tentu berdampak positif pada keberlangsungan spesies flora dan fauna yang ada di dalamnya. Itu semua bertujuan untuk menjaga keseimbangan kehidupan yang ada di muka bumi ini. Adanya dukungan dari negara lain menegaskan bahwa negara lain juga turut mendukung dan melakukan langkah bersama untuk menjaga keseimbangan ekosistem alam. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membantu pemerintah dan pihak terkait menjaga kawasan konservasi laut dan wilayah konservasi lainnya. Indonesia sendiri adalah negara yang memiliki wilayah kelautan yang luas, itu sebabnya Indonesia mendapat julukan negara maritim.

Seperti yang kita ketahui di dalam laut terdapat terumbu karang beserta ikan- ikan yang hidup dan berkembang biak. Ikan adalah sumber protein bagi manusia, selain keindahan dari terumbu karang dan pemandangan bawah air lainnya, laut juga memegang peranan penting dalam melakukan pengaturan suhu, laut mampu membawa udara panas dari khatulistiwa menuju kutup begitupun sebaliknya. Cara yang dapat kita lakukan untuk menjaga kelestarian laut dan daerah konservasinya misalkan dengan tidak membuang limbah pabrik atau limbah rumah tangga ke laut. Pembangunan sering dijadikan alasan untuk mengalih fungsikan menjadi sebuah bangunan beton ataupun pemukiman warga. Sayangnya pembangunan yang tumbuh pesat tidak dibarengi dengan sistem pembuangan yang tepat. Cara lain adalah tidak memakai pukat harimau atau bom dalam menjaring ikan. Menangkap ikan dengan cara yang benar akan melestarikan dan menjaga populasi ikan tetap seimbang dan tidak merusak terumbu karang. Tidak membuang sampah plastik ke pantai. Pantai adalah daerah paling dekat dengan laut, jika sampah plastik sampai terbawa ke laut maka akan menjadi makanan hewan laut. Selain menyebabkan kematian dan mengamcam kelestariannya, plastik juga akan mencemari lingkungan ekosistem laut. Lingkungan ekosistem laut yang seimbang tentu juga akan membawa dampak baik bagi manusia. Hidup berdampingan dengan alam akan terasa damai dan aman jika kita sebagai makhluk hidup di rantai makanan teratas bertindak sewajarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *